Teori nahwu (sintaksis Arab) sering dianggap hantu menakutkan. Modul ini menyiasatinya dengan permainan matching game , teka-teki silang (TPS) berbahasa Arab, dan lagu-lagu pendek. Misalnya, untuk mempelajari dhamir (kata ganti), siswa diajak bernyanyi: "Huwa untuk dia laki-laki, Hiya untuk dia perempuan..."